Pemerintah Melaui BPOM Gelar Rapat Izin Darurat Vaksin Sinovac

Pemerintah Melaui BPOM Gelar Rapat Izin Darurat Vaksin Sinovac

https://www.rantauan.com/. Pemerintahan melalui BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan menggelar rapat darurat mengenai izin dari vaksin Covid 19 produksi Sinovac. Vaksin buatan biofarmasi asal negara China ini mengalami beberapa pro dan kontra, sehingga piham BPOM akan menggelar uji kelayakan dari vaksin tersebut.

Vaksin dari negara Cina produsen sinovac sendiri memiliki keunggulan karena mampu bertahan pada suhu maupun udara dingin dari lemari es.  Sudah dilakukan beberapa uji coba, namun informasi yang didapatkan hanya berbekal dari hasil uji vaksin gelombang pertama maupun dua.

Seorang penulis jurnal yang bernama Zhu Fengcai, beliau berkata bahwa data hasil tes vaksin berdasarkan lebih dari 140 relawan gelombang satu dan sekitar 600 relawan gelombang dua pada uji coba vaksin. Hasil data tersebut menyatakan bahwa vaksin sinovac tersebut cocok untuk keadaan darurat.

Sekitar bulan September sendiri, Yin dari perusahaan sinovac mengatakan bahwa lebih dari 900 orang sukarelawan telah selesai tes uji coba vaksin. Sekitar 5 persen relawan menunjukan adanya kelelahan skala ringan dan juga rasa ketidaknyamanan selama masa uji coba vaksin sinovac.

Hal yang membuat kontra dari vaksin sonovac ini yakni adanya korban meninggal dari sukarelawan selama masa uji coba. Namun ternyata menurut pihak sinovac itu sendiri kematian tersebut tidak ada kaitannya dengan vaksin yang mereka uji coba.

The Butantan Institute merupakan salah satu mitra sinovac dari negara Brasil. Mereka mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan sinovac secara jujur mempublikasikan hasil dari uji vaksin sebelum 15 Desember.Indonesia sendiri melalui pihak MUI memberikan fatwa halal untuk vaksin produsen sinovac, yang mana juga mendorong kepada pihak BPOM untuk segera mengeluarkan izin edar daruratnya.

Uji Coba Vaksin Sinovac di Indonesia

Meskipun belum ada izin  dari BPOM, namun presiden maupun para menteri kabinet Indonesia sudah mendapat jadwal vaksinasi vaksin produksi sinovac. Penyuntikan vaksin ini tentunya untuk membangun rasa percaya masyarakat atas vaksin buatan negara Cina tersebut.

Pemberian vaksin kepada presiden merupakan penanda awal vaksinasi, lalu pada tanggal 14 dan 15 Januari 2021 vaksinasi kepada tiga kelompok. Tiga kelompok ini merliputi tenaga kesehatan, kepala daerah, dan juga tokoh masyarakat yang mana merupakan gelombang pertama vaksinasi.


Belum ada Komentar untuk " Pemerintah Melaui BPOM Gelar Rapat Izin Darurat Vaksin Sinovac"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel