Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Menjadi Komisaris Baru BUMN

Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Menjadi Komisaris Baru BUMN

Rantauan.com - Tanggal 8 Januari 2021 lalu, Erick Tohir selaku Menteri dari BUMN atau Badan Usaha Milik Negara menunjuk seorang pimpinan dari Pemuda Muhammadiyah untuk menduduki kursi komisaris. Cak Nanto atau yang memiliki nama asli Sunanto ini merupakan seorang Ketua Umum dari Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Pengangkatannya sebagai Komisaris Independen sekaligus Komisaris Utama PT Istaka Karya tentunya melalui banyak pertimbangan. Beliau yang merupakan seorang pria kelahiran Sumenep pada tanggal 24 September 1980 silam, merupakan seorang yang sangat aktif pada dunia organisasi.

Sunanto sudah sangat aktif pada organisasi Muhammadiyah sedari mulai mahasiswa. Awalnya beliau  bergabung kedalam IMM, dan pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Kader Dewan Pimpinan hingga Ketua Umum DPD. Beliau merupakan seorang alumni mahasiswa UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Perjalanan Karir

Perjalanan karir beliau tentunya tidak sampai situ saja, sekitar tahun 2008 Sunanto menjabat sebagai Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Pusat IMM hingga berjalan sekitar dua tahun.  Setahun berikutnya beliau terdaftar menjabat sebagai Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Jawa Tengah hingga sekitar tahun 2014.

Awal Cak Nanto merambah ke level berskala nasional yakni sekitar dua tahun lalu, pada saat pemilihan umum. Beliau merupakan juru bicara kampanye calon presiden dan juga wakil presiden menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak. Kemudian beliaupun terpilih sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dalam muktamar ke 16.

Yudi Kristanto menuturkan, “ Dengan penunjukan komisaris utama yang baru. Kami berharap hal tersebut akan bertampak pada meningkatnya semangat maupun energi yang lebih untuk memperoleh peningkatan pada hasil produksi guna kemajuan BUMN itu sendiri”. Beliau ini merupakan sekretaris dari Perusahaan Istaka Karya.

Beberapa pekan yang lalu Cak Nanto membicarakan masalah isu – isu tentang keberagamaan, yang memang sedang santer belakangnan ini. Menurutnya sendiri, masyarakat Indonesia harusnya sudah mulai berbicara mengenai kesejahteraan, bukan lagi masalah perbedaan ideologi yang kian marak saat ini. Sudah 75 tahun usia Indonesia, namun masih saja berkutat masalah perbedaan.

 

 

Belum ada Komentar untuk " Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Menjadi Komisaris Baru BUMN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel