Sriwijaya Air SJ 182 Membuka Duka di Awal Tahun

Sriwijaya Air

Sriwijaya Air SJ 182 mengudara untuk rute Jakarta Pontianak. Setelah lepas landas dari bandar udara Soekarno Hatta Tangkerang, pesawat menghilang dari radar.  Pesawat ini membawa total 50 penumpang.  Dan dinyatakan jatuh di kepulauan Seribu pada Sabtu, 9/1/2021 kemarin.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan pesawat yang pernah terjadi di Indonesia. Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih mencari korban dan juga puing-puing badan pesawat di lokasi kejadian. 

Pada Minggu, 10/1/2021, tim SAR gabungan berhasil menemukan barang bukti yang diduga milik Sriwijaya Air SJ 182. Barang bukti ini berupa serpihan badan pesawat, potongan tubuh korban, tumpahan minyak, dan juga properti milik penumpang. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berhasil menemukan kotak hitam. Jadi, tinggal menunggu untuk mengangkat-nya saja.

Warganet di Minta Tidak Tunjukkan Simpati Berlebihan Atas Peristiwa Sriwijaya Air SJ 182  

Sampai saat ini, ungkapan bela sungkawa dan simpati terhadap korban Sriwijaya Air SJ 182 terus berdatangan dari banyak pihak, tak terkecuali dari warganet aka pengguna media sosial. Mereka menyampaikan rasa simpati dalam bentuk video atau story. Kemudian mempostingnya di akun media sosial masing-masing.

Sayangnya, ada beberapa tindakan warganet yang dinilai kurang pantas. Misalkan saja dengan membagikan ulang postingan milik korban sebelum peristiwa naas ini terjadi. Tindakan membagikan ulang video milik korban hanya membuat luka lebih dalam bagi keluarga. Memang, tujuan awalnya untuk menyampaikan rasa simpati, tapi mereka menempatkannya tidak dengan baik. Sehingga melanggar privasi korban.

Menyampaikan simpati terhadap korban boleh-boleh saja. Tapi sampaikanlah simpati Anda melalui cara yang benar dan tepat. Salah satunya adalah dengan tidak ikut serta menyebarkan cocoklogi, membahas story terakhir korban, dan juga menyebarkan video-video yang belum tentu valid. 

Jika memang ingin bersimpati, cukup dengan memanjatkan doa agar pencarian korban Sriwijaya Air SJ 182 bisa terselesaikan dengan baik. Dan juga berdoa agar keluarga yang tertinggal mendapatkan ketabahan. Berhentilah membagikan ulang postingan pribadi milik korban, dan hargailah perasaan keluarga yang berduka. Sejatinya, hal yang demikian lebih baik.


Belum ada Komentar untuk " Sriwijaya Air SJ 182 Membuka Duka di Awal Tahun "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel